Fabinho Cedera, Liverpool dalam Bahaya

Liverpool tidak bisa mendapatkan tempat di babak 16 besar Liga Champions 2019/20 pada pekan kelima karena Napoli bermain imbang 1-1. Dikutip dari CloverQQ nasib The Reds, serta RB Salzburg dan Napoli, akan ditentukan di final. Tim Juergen Klopp akan bertandang ke markas Salzburg di pertandingan grup terakhir.

Namun alih-alih berbicara tentang hasil imbang dan peluang lolos ke timnya, Klopp memiliki kekhawatiran lain usai pertandingan melawan Napoli. Cedera Fabinho adalah hal yang paling dia pikirkan malam itu. “Yang terpenting dalam pertandingan ini adalah cedera Fabinho. Ini akan berdampak besar [bagi Liverpool],” kata Klopp usai pertandingan.

Klopp harus mengkhawatirkan cedera Fabinho. Gelandang asal Brazil ini telah menjadi jiwa dari gelandang Liverpool selama dua musim terakhir. Mereka hanya kalah sekali di Liga Inggris musim ini, yang berarti Liverpool kokoh di puncak klasemen. Dari 12 pertandingan, 11 di antaranya dimainkan oleh Fabinho sejak menit pertama.

Betapa pentingnya Fabinho bagi gelandang Liverpool membuat Klopp berpikir untuk menemukan momen yang tepat untuk bersantai. Dia tahu bahwa mantan gelandang AS Monaco tidak bisa terus bekerja keras di setiap pertandingan. Tapi dia juga tahu bahwa tidak ada pemain Liverpool lain yang bisa bermain seperti Fabinho. Terakhir, Klopp memilih pertandingan melawan Aston Villa sebagai pertandingan pertama Liverpool tanpa Fabinho.

“Pertandingan melawan Genk adalah contoh yang bagus tentang betapa hebatnya Fabi. Fabi harus melakukan banyak hal untuk mengurangi ruang yang tersedia di berbagai situasi. Pekerjaan modern nomor 6 sangat penting, bahkan akan menjadi lebih penting ketika ada lebih banyak pemain ofensif di sekitarnya. Tapi itu juga “Ini bukan hanya penutup ruang, atau pertarungan atau apa pun, dia pada dasarnya adalah pemain sepak bola yang hebat,” kata Klopp di akhir Oktober lalu.

Dalam rekor Whoscored, Fabinho adalah pemain Liverpool dengan banyak hal yang harus diatasi – 51 kali. Jordan Henderson, dengan jumlah pertandingan yang sama (12) hanya 36. Sedangkan Georginio Wijnaldum dengan jumlah permainan lebih banyak (13) hanya mencetak 22 gol. Tugasnya menghentikan dan menghentikan serangan lawan itulah yang membuat pemain berusia 26 tahun ini begitu penting.

Tak hanya itu, Fabinho juga merupakan seorang gelandang yang rajin menciptakan serangan. Dia adalah pemain keempat dengan operan terbanyak di Liverpool (725 operan). Jumlah operan yang kalah dari para bek saja, yakni Virgil Van Dijk (972), Andrew Robertson (899) dan Trent Alexander-Arnold (835).

Artinya di dalam dan di luar bola, Fabinho adalah gelandang yang memiliki peran paling penting. Menyerang atau bertahan, dia berdua bertunangan. Bola akan selalu dekat dengannya.

“Dalam menghadapi kekacauan yang kami inginkan dan sukai, dia [Fabinho] adalah basisnya,” kata asisten manajer Liverpool Pep Ljinders. “Dengan pemain seperti Fabinho di lini tengah, bola akan selalu ada di sekelilingnya. Momentumnya, visinya, ketenangannya, hal-hal ini memberi dimensi lain pada lini tengah kami.”

Saya tidak tahu berapa lama Fabinho akan absen karena cedera yang dideritanya setelah bertanding melawan Hirving Lozano. Bahkan, cedera atau tidak, dia pasti akan absen saat Liverpool melawan Brighton & Hove Albion pada Sabtu (30/11) akibat akumulasi kartu. Melawan Brighton, pasti akan menjadi pelajaran lain bagi Liverpool ketika harus bermain tanpa Fabinho.

Saat tampil tanpa Fabinho pada laga melawan Aston Villa pekan ke-11, Liverpool sangat risih. Villa unggul dulu. Memang akhirnya Liverpool menang lagi dengan skor 2-1. Namun baik gol Liverpool sama-sama dicetak pada menit ke-87 dan 90 + 3. Melawan Brighton, jika Klopp masih belum menemukan formula yang tepat tanpa Fabinho, mungkin Liverpool akan berjuang untuk menang lagi. Absennya Fabinho adalah tanda peringatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *